Cari Informasi

Saturday, September 21, 2013

Andai Mencalonkan Diri, Wiro Sableng Bakal Jadi Presiden Pilihan

Setelah lama tak kelihatan, kembali Gemblung dan Cungkring bertemu di warkop Elegante Sultaniyat yang fenomenal itu. "Ehm, Kring, kalo boleh tau, siapa tokoh yang paling berkesan dan berpengaruh dalam menegakkan keadilan dan membasmi kejahatan." Seorang pelayan perempuan berseragam merah tampak tersenyum setelah menghidangkan teh tarek panas. Gemblung balas tersenyum. "Thanks berat Kak...." Gemblung baru teringat kepada Cungkring dan kembali mengalihkan perhatiannya pada pertanyaan pemuda kurus berhati lurus itu. "Oh iya, apa tadi kau bilang. Soal tokoh ya..." Gemblung seperti sedang mengumpulkan ingatannya. "Kalau aku ya Kring. Dari aku masih SD sampai sekarang aku masih nge-fans berat sama Wira Saksana, pemuda tangguh bersenjatakan kampak bermata dua di pinggangnya. Andai saja batu pembalik waktu membawa dia ke sini, ke negeri kita ini, rasaku sudah cocok kali dia tu jadi presiden." Cungkring mencoba mengorek keterangan mengenai profil si tokoh tersebut. Sejauh mana kamu mengenal calon pemimpin yang sedang kamu usung itu, mana tau aku bisa jadi tim suksesnya kalo sevisi dan misi denganku," tukas Cungkiring. Gemblung tampak bersemangat. "Wow. Pertanyaan yang bagus. Dia punya jurus yang biasa digunakan mengalahkan orang-orang dari dunia hitam: Orang gila menepuk lalat, membuka jendela memanah rembulan, kunyuk melempar buah, pukulan angin punyuh dan paling menyilaukan tentu saja, pukulan sinar matahari. Dan, dia Kring, ke mana dia pergi di situ ada Anggini, Puti Andini, Ratu Duyung, Akiko Bessho dan..." "Cukup...cukup Blung. Itu mah Wiro Sableng, Blung, calon presidenku juga, hahaha... sama kita ya... tapi hati2, kalau Pangeran Matahari ikut mencalonkan diri juga bisa gawat dunia persilatan..."(Abah Jufri, Facebook, 18 Februari 2014)

No comments:

Post a Comment