Cari Informasi

Saturday, September 21, 2013

Dasar Hukum Menjadi Batman

"Wahai pemuda gembala, waktu kita telah dekat." Kata si pejalan kaki sambil mengelus-elus jenggotnya yang tak terurus. "Para joker dan anak buahnya telah mengobrak-abrik kota Gotham, tepatnya di kecamatan Amplas kelurahan Harjosari II... ayolah Bang! apalagi, pakailah costum superhero mu itu." Pemuda Gembala menoleh sejenak ke arah si pejalan kaki, kemudian memandang lepas ke luar jendela sambil menghela nafas berat. "Batman belum dibutuhkan rakyat di negeri ini, apalagi akhirnya nanti diketahui identitas kita, pasti dunia akan menertawakan," cetus pemuda gembala lirih. Si pejalan kaki bingung, tanpa buang-buang waktu ia bertanya. "Emangnya kenapa, Bang?" Bukannya menjawab Pemuda gembala malah balik bertanya. "Coba kamu jawab, apa pernah batman itu orang bermarga? Apa boleh? Kalau ada dan boleh, tunjukkan dasar hukumnya." Keduanya lama terdiam, tenggelam dalam pikiran masing-masing.... (Abah Jufri, Facebook, 13 Februari 2014)

No comments:

Post a Comment